Bimbingan Pupuk dan Pemupukan Indonesia

Cara Pembiakan Beauveria bassiana

Beauveria bassiana merupakan cendawan patogen serangga (entomopatogen) yang merupakan salah satu musuh alamai hama tanaman. Cendawan ini memiliki spektrum yang luas sebagai agen pengendali hama tanaman seperti Thrips, Aphids, Wereng, ulat grayak, walang sangit. Beauveria bassiana di aplikasikan dalam bentuk spora/konidia yang dapat menginfeksi hama melalui kulit, kutikula, mulut, dan ruas-ruas pada tubuh serangga.

 

Mekanisme kerja B. bassiana yaitu spora masuk ketubuh serangga inang melalui kulit, saluran pencernaan, spirakel dan lubang lainnya. Selain itu inokulum cendawan  yang menempel pada tubuh serangga inang dapat berkecambah dan berkembang membentuk tabung kecambah, kemudian masuk menembus kutikula tubuh serangga. Penembusan dilakukan secara mekanis dan atau kimiawi dengan mengeluarkan enzim atau toksin. Jamur ini selanjutnya akan mengeluarkan racun beauverin yang membuat kerusakan jaringan tubuh serangga. Dalam hitungan hari, serangga akan mati. Setelah itu, miselia jamur akan tumbuh ke seluruh bagian tubuh serangga. Serangga yang terserang jamur B. bassiana akan mati dengan tubuh mengeras seperti mumi dan tertutup oleh benang benang hifa berwarna putih

 

Proses pembiakan Beauveria bassiana pada media beras dan jagung :
1. Setelah dicuci bersih kemudian ditiriskan sampai benar-benar  tiris (kalo digenggang kemudian dilepaskan, langsung ambyar, dan ditangan tidak ada bekas basah)

Bb1
2. Ditanak selama 15 menit (sejak air didandang sudah mendidih)

Bb2
3. Siapkan indukan B. bassiana sebagai sumber inokulum

Bb3
4. Setelah dimasak didinginkan.

Bb4
5. Setelah cukup dingin diwadahi plastik, ± 80-100gr/plastik

Bb5
6. Sterilisasi selama ±5 menit
7. Dinginkan lagi >>>> sambil menunggu dinginnya media, lakukan persiapan enkassnya dg sterilisasi menggunakan semprotan alkohol 95%. Tunggu selama 15 menit, kemudian semua bahan dan alat yg diperlukan selama inokulasi dimasukkan dalam enkass. (Indukan/inokulum, media biakan, jarum ose/pinset, stapless) >>peralatan juga sudah disterilisasi.
8. Lakukan inokulasi dengan cara mengambil sedikit inokulum dg jarum ose/pinset dan dimasukkan pada media biakan, lipat ujung plastik dan di stapless. Tata dg rapi dan usahakan jangan bertumpukan dg posisi ujung plastik yg telah distapless tetap berdiri, agar ada sedikit udara yg bisa masuk.

Tunggu selama 4-5 hari, akan terlihat masa spora B. bassiana yg tumbuh berwarna putih. Kalo ada warna lain, itu berarti proses pembiakan mengalami kontaminasi.
SELAMAT MENCOBA, SEMOGA SUKSES.

 

Sumber : Khamim Asy’ari