Bimbingan Pupuk dan Pemupukan Indonesia

Orok-Orok (Eceng-Eceng)

Eceng-Eceng / Orok-Orok / Katrok
(Crotalaria juncea)

Solusi aplikasi bahan organik untuk lokasi yang jauh dari akses transportasi

CJOrok-Orok / Eceng-Eceng (Crotalaria juncea) adalah jenisĀ  tanaman legum atau kacang-kacangan yang biasa dimanfaatkan sebagai pupuk hijau dan pakan ternak. Pertumbuhan tanaman sangat cepat sehingga dalam waktu yg singkat mampu menghasilkan bahan organik yang tinggi. Tanaman ini bersimbiosis dengan bakteri Rhizobium membentuk bintil akar, sehingga mampu memfiksasi nitrogen dan mampu menggantikan urea sebagai sumber nitrogen.

Kebutuhan benih per hektar berkisar 40 kg jika digunakan sebagai pupuk hijau, dan akan menghasilkan bahan organik sekitar 18-30 ton per hektar pada umur 6-8 minggu. Dengan jumlah benih 30 kg/ha akan menghasilkan pupuk hijau sebanyak 15 ton jika dipanen umur 25 hari.

Jika digunakan untuk pakan ternak, Orok-Orok dapat dipanen 4 kali dengan jangka waktu 1 bulan sekali. biji juga bisa digunakan sebagai fodder untuk ternak.

crotalaria1

Kondisi tanaman umur 18 hari

Cara Aplikasi Pada Tanaman Padi

  1. Sebar jerami secara merata, semprot dengan Boosleman Decomposer.
  2. Benih orok-orok disebar merata pada lahan setelah jerami disebar, dengan dosis sesuai kebutuhan 20-40 kg/Ha. Kondisi tanah lembab untuk membantu perkecambahan benih.
  3. Kemudian tanaman dibiarkan tumbuh 3-6 minggu (sesuai jadwal tanam).
  4. Setelah itu dilanjutkan dengan pengolahan lahan I, lahan dibajak untuk membalik jerami dan tanaman orok-orok.
  5. Proses pengolahan tanah dilanjutkan seperti biasa.
crotalaria2

Pembalikan tanaman orok-orok umur 25 hari

Jika membutuhkan benih Eceng-Eceng/Orok-Orok, bisa menghubungi Logistik BPPI, 081334772112

Leave a Reply

Your email address will not be published.