Bimbingan Pupuk dan Pemupukan Indonesia

Rontok Bunga dan Buah



rontok buah[tanya]
1. Kenapa ya tanaman saya bunganya rontok?
2. Mangga saya bunganya banyak, tapi yg jadi buah sedikit sekali, itu kenapa?
3. Durian saya banyak buahnya, tetapi selalu rontok sebelum menjadi besar, kira2 kenapa?

[jawab]
Untuk mendapatkan solusi atas 3 pertanyaan diatas, maka terlebih dahulu harus kita ketahui penyebab ketiga kasus tersebut. Secara umum, penyebab dari kerontokan bunga atau buah diantaranya adalah : kekurangan unsur hara, kekurangan atau kelebihan air, cekaman lingkungan, serangan hama penyakit, atau gagal penyerbukan.
1. Kekurangan unsur hara
Faktor dominan penyebab kerontokan bunga adalah kurangnya nutrisi pembungaan. Unsur yang diperlukan untuk pembungaan yaitu P, K, dan mikro terutama Boron. Nutrisi yg tidak seimbang juga bisa menyebabkan bunga mudah rontok. Kelebihan Nitrogen misalnya, bisa membuat tanaman selalu dalam fase vegetatif, sehingga tidak terjadi pembungaan. Kelebihan Ca akan menekan ketersediaan Kalium dalam tanah. Pengaruh nutrisi juga bisa disebabkan oleh pH tanah, dimana pada pH asam unsur P menjadi tidak tersedia.
[Solusi]
1. Lakukan pemupukan secara rutin dan berimbang, gunakan sistem pemupukan terpadu menggunakan pupuk organik, kimia, hayati. Detail pemupukan disesuaikan dengan kondisi tanah dan jenis tanaman.
2. Cek pH tanah, dan atur pada kondisi netral (6-7)
2. Kekurangan atau Kelebihan air
Air sangat diperlukan oleh tanaman, baik pada fase vegetatif maupun generatif. Jika kekurangan air saat fase generatif, maka bunga atau buah bisa rontok. Tanaman emerlukan air yg cukup saat pembentukan bunga dan pengisian buah. Kekeringan juga membuat buah masak lebih cepat, sehingga mengurangi kualitas buah. Terlalu banyak air juga bisa mengganggu pembungaan, kondisi jenuh air membuat tanaman stress, akar kurang mendapat oksigen sehingga penyerapan nutrisi terganggu.
[Solusi]
1. Bangun jaringan irigasi yang baik, sehingga tidak kekurangan air saat musim kemarau.
2. Buat saluran drainase untuk mengatasi kelebihan air saat musim hujan.
3. Cekaman lingkungan (air, suhu, cahaya)
Cekaman (stress) lingkungan akan mengganggu pembungaan dan pembuahan. Tanaman yang stress akan terganggu kondisi hormonalnya, hormon dalam tanaman tidak seimbang yg mengakibatkan bunga/buah rontok. Saat tanaman stress, maka energi tanaman akan digunakan untuk beradaptasi sehingga metabolisme menjadi terganggu. Tanaman akan menghasilkanlebih banyak hormon ethylen (yg sifatnya menekan auksin), suplai auksin yg kurang akan meningkatkan asam absisat pada lapisan absisi di tangkai buah, sehingga buah rontok.
[Solusi]
1. Hindari tanaman menjadi stress
2. Jika terjadi cekaman, lakukan penyemprotan dengan zat antistress seperti asam amino, nutrisi mikro, zpt auksin (NAA), dan vitamin (C, B1, B2, B9).
4. Hama dan Penyakit
Adanya hama dan penyakit juga menjadi penyebab bunga rontok. Serangan thrips atau aphids saat berbunga akan membuat rontok. Jika diperhatikan, pada bunga mangga biasanya ada kutu daun. Serangan penggerek buah pada pentil durian juga membuat buah rontok. Lalat buah juga hama yg banyak menyebabkan kerontokan buah.
[Solusi]
1. Lakukan penyemprotan insektisida dan fungisida saat fase pembungaan maupun saat pengisian buah. Jenis dan dosis disesuaikan dengan jenis hama atau penyakit.
2. Kembangkan musuh alami hama untuk membantu menjaga buah.
5. Penyerbukan
Bunga akan menjadi buah jika terjadi penyerbukan (kecuali untuk yg partenokarpi). Gagalnya penyerbukan otomatis akan menyebabkan gagalnya pembuahan. Kualitas polen (serbuk sari) juga bisa mengganggu pembuahan.
[Solusi]
1. Pelajari karakter pembungaan tanaman.
2. Lakukan penyerbukan bantuan (hand polination)
3. Pelihara serangga penyerbuk seperti lebah, tabuhan, dll.
4. Semprotkan asam amino untuk meningkatkan kualitas dan viabilitas polen.

Sumber : Bimbingan Pupuk dan Pemupukan

Sumber gambar : http://canoecorner.blogspot.com/2012/09/why-are-my-apples-falling-off-tree.html

2 thoughts on “Rontok Bunga dan Buah

Leave a Reply

Your email address will not be published.