Bimbingan Pupuk dan Pemupukan Indonesia

Teknik Pengolahan Lahan Sawah

rice-farmingBerikut ini adalah teknik pengolahan lahan sawah ala BPPI :

1. Proses pengolahan lahan dimulai dengan menyebarkan jerami sisa panen secara merata. Tambahkan juga kompos atau kotoran hewan sebanyak 2 ton/hektar.

2. Semprot jerami dan kompos yang sudah di sebar dengan BOOSLEMan decomposer ( bahan : 500 gram Zeomite + 100 ml shrimp juiceĀ  + 1 sachet isolat decomposer, booslem 48 jam). biarkan kurang lebih 2 minggu.

3. Bajak lahan menggunakan singkal (boleh cangkul, kerbau, atau traktor). Pembajakan dilakukan dengan membalik lapisan olah tanah agar rumput dan jerami terbenam. Setelah dibajak, lahan dibiarkan beberapa hari (sekitar 1 minggu) supaya proses reduksi-oksidasi berjalan sempurna, terjadi penguraian bahan organik lebih lanjut, membiarkan udara masuk ke pori tanah, dan menguapkan zat racun yang berbahaya. Pada musim kemarau, lahan diairi (sampai tanah menjadi lembek) sebelum dibajak untuk mempermudah proses pembalikan tanah.

4. Selanjutnya lahan di garu, tujuannya agar bongkahan tanah menjadi hancur, gembur, dan bahan organik bercampur dengan tanah. Pada proses ini pasokan air harus mencukupi. Kemudian lahan diratakan sampai kondisi siap ditanami

5. Sekitar 7 hari sebelum tanam, semprot kembali dengan BOOSLEMan decomposerĀ  (bahan : 500 gram Zeomite + 100 ml shrimp juiceĀ  + 1 sachet isolat decomposer ). Aplikasi pupuk dasar SP36 bisa dilakukan saat ini.

Proses pengolahan lahan berkisar sekitar 21-30 hari.

Sumber gambar : http://fabiennewolf.com/tag/religion/

Leave a Reply

Your email address will not be published.