Bimbingan Pupuk dan Pemupukan Indonesia

Tips Memilih Mikroba (Pupuk Hayati/Agen Hayati)

TiPS Memilih Mikroba (Pupuk Hayati/Agen Hayati)Dipasaran banyak sekali ragam jenis produk pupuk hayati maupun agensia hayati yang berbasis mikroba. Setiap produk memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Agar diperoleh hasil yang baik, maka sebaiknya petani perlu mengetahui kriteria-kriteria dalam memilih produk  hayati. Bagaimanakah seharusnya kita memilih isolat mikroba? (Pupuk hayati dan agen hayati)

Suatu isolat mikroba sebaiknya :

  1. Memiliki viabilitas (daya hidup) yang tinggi.
  2. Memiliki kemurnian yg baik.
  3. Kerapatan populasi/spora tinggi
  4. Kompetitif di lahan
  5. Adaptif terhadap lingkungan
  6. Stabil

Kriteria diatas bisa diketahui dari?

  1. Data teknis formulator/produk,
  2. Hasil uji lapang,
  3. Pengalaman petani lain yg sudah mencoba,
  4. Lain-lain

Bentuk formulasi apa yang sebaiknya kita pilih?

Produk isolat mikroba sangat dipengaruhi oleh formulasinya, terutama daya tahan dan kestabilannya dalam penyimpanan.

Ada dua jenis formulasi yaitu cair dan padat. Daya simpan formulasi cair pada umumnya maksimal 6 bulan. Sedangkan formulasi padat berkisar antara 6 bulan sampai 2 tahun tergantung bahan pembawa (carrier) yang digunakan. 
Meskipun tahan simpan hingga 2 tahun, sebaiknya gunakan acuan waktu 6 bulan saja, lebih baru lebih baik. (Umur produk bisa dilihat dari tanggal produksi atau tanggal kadaluarsa).

Semoga Bermanfaat